TSA7TpO9TSMpGpWpBSW6TSY5GA==

UNTIRTA Buka International Summer Camp 2026



Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) secara resmi membuka International Summer Camp 2026 bertajuk “Learning Sustainability through Culture and Nature”, Senin (24/8/2026), di Ruang Multimedia UNTIRTA, Kampus Sindangsari.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UNTIRTA Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T.; Dekan FKIP UNTIRTA Dr. H. Fadlullah, S.Ag., M.Si. beserta jajaran pimpinan fakultas; Kepala UPA Bahasa UNTIRTA Udi Samanhudi, Ph.D.; para ketua jurusan dan koordinator program studi di lingkungan FKIP UNTIRTA; dosen pendamping; panitia; serta mahasiswa peserta International Summer Camp 2026 dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

International Summer Camp 2026 menjadi program mobilitas mahasiswa sekaligus kolaborasi internasional yang melibatkan mahasiswa dari tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Program ini menghadirkan mahasiswa dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Malaysia, Mahasarakham University, Thailand, serta mahasiswa UNTIRTA.

Ketua Pelaksana International Summer Camp 2026, Pipit Marianingsih, S.Si., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan International Summer Camp pertama yang diselenggarakan FKIP UNTIRTA. Program tersebut menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memperluas jejaring internasional sekaligus memberikan pengalaman belajar lintas budaya bagi mahasiswa.

“International Summer Camp ini merupakan yang pertama diselenggarakan oleh FKIP UNTIRTA. Program ini menjadi bagian dari implementasi visi kami untuk menjadi fakultas yang berdaya saing global, sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar, berinteraksi, dan membangun jejaring dengan mahasiswa dari negara lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 35 mahasiswa terlibat dalam keseluruhan program yang merepresentasikan tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Program ini tidak hanya menghadirkan mahasiswa dari perguruan tinggi mitra ke UNTIRTA, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa FKIP UNTIRTA untuk mengikuti mobilitas di perguruan tinggi mitra di Malaysia dan Thailand.

Rangkaian International Summer Camp 2026 dibagi menjadi tiga fase. Fase pertama berupa online learning pada 10–23 Agustus 2026 melalui platform MOOC UNTIRTA. Fase kedua berupa onsite learning pada 24 Agustus–6 September 2026, sedangkan fase ketiga berupa post-program pada 7–15 September 2026 yang berfokus pada refleksi pengalaman serta penyusunan artikel maupun luaran pembelajaran lainnya.

Selama program, mahasiswa mempelajari berbagai topik, di antaranya Banten Heritage, Banten Traditional Art and Practice, Ecotourism, BIPA (Indonesian for Foreign Speakers), Technology and Digital Transformation, serta Community Empowerment, Social Innovation, and Psychological Support. Pembelajaran juga diperkaya melalui kunjungan ke sejumlah lokasi budaya dan wisata di Banten, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kunjungan akademik, serta pengenalan kesenian dan alat musik tradisional.

“Untuk para peserta, khususnya dari universitas mitra, selamat datang di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Nikmati Banten, mari belajar dan berkembang bersama,” pungkas Pipit.

Dekan FKIP UNTIRTA, Dr. H. Fadlullah, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa International Summer Camp menjadi langkah awal bagi FKIP UNTIRTA dalam memperkuat jejaring dengan perguruan tinggi di kawasan ASEAN.

Ia juga mendorong agar pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti program mobilitas dapat dikembangkan menjadi luaran akademik. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat ditulis secara ilmiah dengan dukungan data yang akurat dan metodologi yang tepat sehingga berpotensi menghasilkan publikasi maupun bentuk karya akademik lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fadlullah turut menyampaikan komitmen FKIP untuk menghadirkan program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, termasuk melalui keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan pemberdayaan di wilayah sekitar kampus.

“Kita ingin memastikan visi bersama kita, UNTIRTA Berdampak, baik dalam bidang sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Dengan cara demikian, kehadiran kampus di Kota Serang, khususnya FKIP dan UNTIRTA di Banten, bisa dirasakan langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UNTIRTA, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas, menginisiasi, dan menyelenggarakan International Summer Camp 2026. Ia juga menyambut para mahasiswa dari perguruan tinggi mitra yang datang ke Banten untuk mengikuti rangkaian program.

“Welcome to Banten Province, welcome to Indonesia,” ucap Rektor menyambut peserta dari Malaysia dan Thailand.

Menurut Rektor, Summer Camp bukan sekadar kegiatan tambahan di luar pembelajaran di ruang kelas, melainkan bentuk nyata bagaimana perguruan tinggi menghadirkan program yang berdampak bagi mahasiswa, masyarakat, dan institusi, baik pada tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Program tersebut juga memiliki arti strategis bagi UNTIRTA karena sejalan dengan upaya memperkuat mobilitas internasional mahasiswa, kerja sama luar negeri, serta pengembangan kegiatan kemahasiswaan. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual dan kolaboratif serta kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan nyata.

Rektor berharap International Summer Camp 2026 tidak berhenti sebatas pada rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. Pengetahuan, pengalaman, jejaring, dan inspirasi yang diperoleh para peserta diharapkan dapat dibawa kembali ke kampus masing-masing serta dikembangkan menjadi karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya berpesan, jangan hanya pulang dengan membawa dokumentasi, tetapi pulanglah membawa inspirasi dan karya,” pesannya.

Ia juga mengajak para peserta untuk memperkuat jejaring internasional dan belajar dari perbedaan latar belakang. Kemampuan bekerja sama, berkolaborasi, beradaptasi, dan berkomunikasi, menurutnya, menjadi kompetensi penting yang dibutuhkan mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

“Jadikan pengalaman Summer Camp 2026 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menjadi bagian dari perjalanan hidup kalian untuk menjadi lulusan dan pribadi yang kompeten, berkarakter, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata,” tutur Rektor.

Rektor berharap International Summer Camp 2026 dapat menjadi salah satu praktik baik program internasional di FKIP UNTIRTA yang terus dikembangkan secara berkelanjutan. Selain memperkuat reputasi institusi, program tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa UNTIRTA maupun mahasiswa internasional.

Pembukaan International Summer Camp 2026 kemudian ditandai dengan pembacaan basmalah yang dipimpin Rektor UNTIRTA. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama, pengenalan program Summer Camp, pemutaran video profil peserta, perkenalan peserta, serta sejumlah kegiatan interaktif sebagai bagian dari rangkaian pembukaan.

Berita: Riry/Angga Humas

Komentar0

Type above and press Enter to search.