Sekolah Rakyat di Banten adalah gagasan Presiden Prabowo untuk memuliakan keluarga miskin. Visi mencetak agen perubahan melalui pendidikan berkualitas. Program berasrama penuh (boarding) gratis, melayani 8 wilayah.
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan inovatif yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya strategis pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Program ini ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar, tetapi tempat di mana anak-anak belajar percaya bahwa mereka layak bermimpi."
Mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas guna memutus transmisi kemiskinan antargenerasi.
Memberikan pendidikan berkualitas — mempersiapkan peserta didik untuk menempuh pendidikan lanjutan
Menanamkan pola pikir pantang menyerah — membangun jiwa yang gigih dalam meraih masa depan
Menumbuhkan jiwa kepemimpinan — membentuk generasi yang mencintai tanah air
Menguatkan rasa percaya diri — membentuk karakter berbudi pekerti luhur
Memfasilitasi kebangkitan wong cilik — memuliakan keluarga miskin Indonesia
Sekolah Rakyat di Provinsi Banten
Provinsi Banten dengan ibu kota Serang termasuk dalam wilayah penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Program ini mencakup seluruh 8 kota dan kabupaten di Provinsi Banten, menjamin akses pendidikan bagi keluarga paling membutuhkan di setiap pelosok wilayah.
Tahap 1A dan 1B — Rintisan
Sekolah Rakyat Tahap 1A dan 1B merupakan program rintisan yang dilaksanakan di fasilitas yang telah tersedia, termasuk Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) dan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) milik Kemensos, serta fasilitas yang dipinjamkan oleh BUMN dan lembaga lainnya.
Pada Tahap 1C, Sekolah Rakyat mulai dikembangkan ke lebih banyak lokasi di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Banten, dengan target mencapai 200 sekolah aktif secara nasional.
100% Gratis — biaya pendidikan, asrama, makan, seragam, buku, dan perlengkapan ditanggung negara
Boarding School — sistem asrama penuh untuk pendidikan dan pengasuhan optimal
Kurikulum Terpadu — menggabungkan kurikulum nasional, boarding, dan karakter
Guru Profesional — tenaga pendidik ASN, P3K, dan PPG pilihan
Berbasis Data — seleksi transparan berdasarkan DTSEN Kemensos

Komentar0